DOMPU, MATITINEWS.COM – Pelantikan Bupati Wakil Bupati Dompu terpilih Abdul Kader Jaelani – Syahrul Parsan ST, (AKJ – SYAH) tidak lama lagi akan dihelat bersamaan dengan berakhirnya masa jabatan Bupati Drs. H. Bambang M. Yasin ( HBY) yang jatuh pada tanggal 17 Pebruari.
Bupati Dompu Mobilisasi Alat Berat Untuk Normalisasi Daerah Banjir
Menghadapi Kepala Daerah (Bupati Wakil Bupati) yang baru AKJ – SYAH, sejumlah pimpinan Organisasi perangkat daerah (OPD) yang tidak memberikan dukungan pada AKJ SYAH mengaku siap untuk digeser pada jabatan yang lain. Mereka sadar bahwa saat pesta pemilihan kepala daerah (Pilkada) lalu, mereka memberikan dukungan bukan pada AKJ – SYAH.
Pemerintah Harus Bangkitkan Kepercayaan Dunia bahwa Lombok Aman Untuk Dikunjungi
Beberapa pimpinan OPD yang berhasil dihubungi wartawan mengaku sudah siap mental untuk menghadapi jabatan baru yang akan diberikan kepadanya. Setidaknya mereka sudah memprediksikan bahwa pada saat mutasi nanti, jabatan yang dianggap paling pahit akan diterima adalah duduk di Staf Ahli.
Puluhan Ekor Ternak Kerbau Mati Terseret Banjir
“Saya sudah membahas resiko ini dengan anak isteri saya di rumah, bahwa yang terburuk kita pasti akan digeser ke Staf Ahli”, ungkap salah seorang Kepala Dinas yang mengaku memilih pasangan Hj. Eri Aryani – H. Ikhtiar pada Pilkada Dompu 09 Desember lalu.
Bupati HBY Tidak Diundang pada Pelantikan Bupati Terpilih
Para pimpinan OPD ini sangat paham bahwa tidak mungkin Bupati dan Wakil Bupati akan menonjobkan mereka, karena hal itu bertentangan dengan UU ASN dan Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN).
Nama Calon Kades di Pilkades Kecamatan Pajo
Demikian pula para pejabat eselon III yang tidak memberikan dukungan pada AKJ SYAH di Pilkada lalu, mereka juga sudah siap untuk dirolling sebagaimana para pejabat eselon II. “kami tidak perlu memikirkan hal itu, karena tugas kami hanya kerja sesuai peraturan pemerintah dan UU yang berlaku”, tegas mereka.
AKJ yang diwawancarai wartawan usai rapat pleno penetapan Bupati Wakil Bupati terpilih hasil pilkada Dompu tahun 2020 di teras Aula KPU setempat menegaskan bahwa pihaknya akan mengajak semua pihak untuk sama – sama membangun Kabupaten Dompu ke arah yang lebih baik. AKJ menyadari bahwa pada saat pilkada tidak banyak mendapat dukungan dari kalangan ASN.
Sedikitnya 577 Jiwa dari 175 KK Korban Banjir Masih bertahan di Pengungsian
“Ada yang lampu merah, lampu kuning. Merah adalah mereka yang benar – benar sangat merugikan kami pada tahapan Pilkada, demikian pula dengan kuning”, ungkap AKJ yang ditemani Wakil Bupati terpilih Syahrul Parsan dan Ketua DPRD Dompu Andi Bachtiar A.Md. Par. (Idin)
![]()



















