DOMPU — Pekik “Merdeka, Merdeka, Merdeka” bersahutan dari mulut para veteran dan janda veteran yang berziarah di Taman Makam Pahlawan,Lepadi, Dompu, pada Senin (10/08/26), membawa ingatan kolektif pada masa perjuangan merebut kemerdekaan puluhan tahun silam.
Momen itu menjadi bagian dari rangkaian Peringatan Hari Veteran Nasional (Harvetnas) 2026 yang digelar Pemerintah Kabupaten Dompu, dimulai dari upacara dan ziarah nasional arwah para veteran, hingga resepsi ramahtamah bersama para pejuang dan keluarganya.
Pada perayaan tahun ini, Bupati Dompu Bambang Firdaus, SE menghadirkan kebijakan yang cukup mengejutkan sekaligus dinanti para veteran yakni, pembebasan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) serta jaminan kesehatan gratis dalam bentuk visitasi atau kunjungan langsung ke rumah para veteran dan janda veteran.
Kebijakan pembebasan PBB ini berarti para veteran dan janda veteran di Dompu tidak lagi dibebani kewajiban membayar pajak atas tanah dan bangunan yang mereka tempati. Sementara jaminan kesehatan berupa visitasi ke rumah menjawab persoalan yang kerap dihadapi para veteran lanjut usia, yakni keterbatasan mobilitas untuk mengakses fasilitas kesehatan.
Dua kebijakan ini disampaikan Bambang Firdaus di hadapan Ketua DPRD, jajaran Forkopimda, Staf Ahli Bupati, para Asisten, pimpinan OPD, Kabag Setda, serta pejabat fungsional dan struktural lainnya. Turut hadir Ketua PKK, Ketua Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Dompu, tokoh agama, tokoh masyarakat, organisasi pensiunan ABRI dan Polri, hingga organisasi kepemudaan seperti PPM dan FKKPI.
Dalam sambutannya, Bambang Firdaus mengajak seluruh elemen daerah untuk terus menghormati jasa para pahlawan. Ditegaskannya bahwa, apa yang dilakukan generasi sekarang tidak ada apa-apanya dibanding pengorbanan para veteran yang mempertaruhkan nyawa demi kemerdekaan.
“Bila dibandingkan dengan perjuangan para pahlawan kita yang duduk di tempat ini tidak sebanding adanya dengan yang telah dilakukan oleh para pahlawan,” ujarnya.
Bambang menyebut kebijakan pembebasan PBB dan layanan kesehatan gratis itu sebagai bentuk kehadiran pemerintah, meski ia mengakui nilainya masih jauh dari cukup untuk membalas jasa para pejuang.
Menurutnya, semangat cinta tanah air, kesetiaan pada bangsa, pantang menyerah, gotong royong, dan pengabdian tanpa pamrih yang dicontohkan para pahlawan harus terus diwariskan kepada generasi muda.
Bupati berharap, para veteran dan janda veteran tetap menjadi teladan hidup di tengah masyarakat, menjadi sumber inspirasi bagi generasi penerus bangsa dalam menjalani kehidupan berbangsa dan bernegara.
Sekretaris Umum Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI) Kabupaten Dompu, Mayor H. Masita Nursalam, yang hadir mewakili Ketua LVRI, menyampaikan apresiasi atas komitmen Pemerintah Daerah di bawah kepemimpinan Bambang Firdaus dan Wakil Bupati Syirajuddin, SH, yang secara konsisten menjadikan Harvetnas sebagai agenda rutin melalui Dinas Sosial.
“Apa yang dilakukan Bupati dan Wakil Bupati ini merupakan bagian dari bentuk penghormatan dan penghargaan bagi orang-orang yang sudah berjuang dan berkorban demi tegaknya kemerdekaan dan cita-cita perjuangan bangsa dan negara,” katanya.
Rangkaian Harvetnas 2026 di Dompu ditutup dengan penyerahan santunan kepada para veteran dan janda veteran, menandai berakhirnya upacara, ziarah, dan resepsi yang berlangsung khidmat sejak pagi hari. (Ube)
![]()


















