DOMPU – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Dompu Provinsi nusa Tenggara Barat (NTB) tetap mampu menekan angka kemiskinan meskipun kondisinya sedang dalam pandemic Virus Corona. “kita mampu menurunkannya 0.09 persen dari target 1 persen”, Ungkap Bupati Dompu H. Bambang M. Yasin (HBY) kepada sejumlah wartawan di ruang raapat Bupati, Rabu 23/12/2020.
Katanya ini adalah capain yang patut dibanggakan karena, tatkala sejumlah daerah di Provinsi NTB terpuruk akibat pandemic Covid-19 namun Kabupaten Dompu masih dapat menekan lonjakan angka kemiskinan.
Bupati Dompu, Bambang M Yasin mengaku sudah mendapatkan bocoran hasil sensus ekonomi tahun 2020 kendati, Badan Pusat Statistik (BPS) belum merilisnya secara resmi. Katanya, sektor pertanian di Dompu mampu mendongkrak sector lain sehingga pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Dompu tetap stabil meski sedikit terseok. “artinya pandemic Covid-19 tidak berdampak serius pada pertumbuhan ekonomi masyarakat kita”, ungkap HBY.
Semula Bupati merasa sangat pesimis karena dengan adanya kasus pandemic virus Corona akan menghancurkan pertumbuhan ekonomi di daerah. Terlebih Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun 2020 yang tadinya diharapkan untuk menekan angka kemiskinan harus direalokasi untuk penanggulangan dan penanganan kasus Covid-19.
“APBD 2020 yang direncanakan untuk menekan angka kemiskinan 1 persen sebagaimana menjadi target, ternyata tidak bisa berbuat apa-apa akibat realokasi anggaran untuk Covid-19,” jelas Bupati Dompu.
Kepala Seksi Statistik Sosial, BPS Kabupaten Dompu, Abdul Farid kepada wartawan menyebutkan, angka kemiskinan di Kabupaten Dompu tahun 2020 masih di angka 11,24 persen atau turun 0.09 persen dari tahun sebelumnya yang berada di 11,25 persen. “pandemic Covid-19 sangat berpengaruh pada melemahnya pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Dompu tahun 2020 ini”, jelasnya. (Idin)
![]()


















