DOMPU – Pandangan tentang “mencegah lebih baik daripada mengobati” sepertinya masih dijadikan sebatas slogan di kalangan banyak masyarakat, tidak terkecuali di tengah warga masyarakat Kabupaten Dompu. Banyak orang yang abai dalam menjaga kesehatannya, mereka tersadar ketika jatuh sakit bahwa sehat itu mahal harganya.
Kepala Dinas Kesehatan (Dikes) Omiyati Fatimah S.Sos., M.Ph., menghimbau seluruh masyarakat untuk menjaga kesehatan dengan rutin mendeteksi risiko penyakit dengan menjalani skrining kesehatan yang bisa didapatkan fasilitas kesehatan seperti Puskesmas maupun Rumah Sakit (RSUD).
Dia menjelaskan bahwa skrining kesehatan adalah serangkaian pemeriksaan medis yang dilakukan untuk mengidentifikasi penyakit atau faktor risiko kesehatan pada orang yang belum menunjukkan gejala tertentu.
“Melalui sejumlah pemeriksaan, dokter atau tenaga perawat dapat mendeteksi dugaan adanya penyakit atau masalah kesehatan yang belum diketahui pada seseorang. Perlu diingat bahwa, orang yang tampak sehat dari luar belum tentu bebas dari risiko masalah kesehatan,” ungkapnya.
Skrining kesehatan meliputi berbagai jenis pemeriksaan, dari pemeriksaan fisik sederhana hingga tes laboratorium yang lebih kompleks, tergantung kondisi yang hendak dideteksi. Contoh skrining sederhana yang umum antara lain tes kadar kolesterol, tekanan darah, dan gula darah.
“Skrining kesehatan berbeda dengan tes diagnostik. Prosedur diagnostik dilakukan untuk mengonfirmasi adanya penyakit pada individu yang menunjukkan gejala, sementara skrining ditujukan untuk mereka yang mungkin merasa sehat tapi memiliki faktor risiko tertentu,” terang Kepala Dikes Dompu. (Ad)
![]()

















