DOMPU, MATITINEWS.COM – Seorang siswi SMP di Kecamatan Hu’U Kabupaten Dompu, Propinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), dinyatakan meninggal dunia karena diduga meminum racun serangga jenis Lanate. Meski diupayakan untuk diantar ke RSUD guna mendapatkan perawatan, namun takdirnya berkata lain, korban meninggal saat di perjalanan menuju RSUD. “Sebelum meminum racun serangga itu, dia sempat menulis suratnya yang terakhir yang berisikan sejumlah pesan,” jelas Burhanuddin Kepala Desa (Kades) Adu Kecamatan Hu’U.
Pertama kali korban ditemukan oleh Rohani, tetangganya yang hendak mengembalikan tikar yang dia pinjam, saat itu korban sudah terbaring di ruang tamu dengan kondisi mulut berbusa. Rohani langsung berteriak meminta pertolongan kepada warga tetangga yang langsung membantu mengantar Asni ke Puskesmas terdekat.
Karena kondisinya sangat lemah, oleh pihak keluarga dan Puskesmas kemudian diputuskan untuk dirujuk korban ke RSUD Dompu guna mendapatkan perawatan yang lebih intensive. Sayangnya korban meninggal sebelum tiba di RSUD, dia menghembuskan nafas terakhirnya saat ambulance yang membawanya masuk di wilayah Puskesmas Ranggo,” cerita Kades Adu
Menurut Kades, keseharian Asni memang berbeda dengan anak – anak lain warga Desa Adu, korban termasuk salah seorang anak yang suka menyendiri. Asni semasa kecil pernah tertendang kuda, mungkin karena peristiwa nahas itu, sehingga terkadang sikapnya seringkali berubah – ubah. “Dia memutuskan untuk meminum racun ini, hanya karena dia dinasehati oleh ibunya,” terang Kades Adu.
Sebelum memutuskan untuk meminum racun serangganya, Asni menyempatkan diri untuk menuliskan surat yang berisikan pesan kasih sayang dan kecintaannya kepada ibunda, kakak – adik dan teman – teman sekolahnya. Surat yang ditulis Asni sangat mengharukan dan membuat banyak keluarga dan kerabat maupun kawannya menangis. Berikut isi surat tulisan Asni yang dikutip MATITINEWS.COM, rabu 14/03/18 :
Assallamualikum Waramatulahi Wabarakatuh
Mama, jujur aku sayang sama mama. Aku hanya pesan sama mama, agar melepaskan ku untuk meninggalkan rumah dan keluarga ku.
Aku tidak sanggup hidup dengan penderitaan ini. Abi, kakak sayang sama kamu. Kakak sayang sama kamu. Makasih atas perhatiannya sama kakak, kakak sayang sama kalian. Makasih atas perhatian kalian sama kakak.
Kakak harap kalian jaga nenek kalian. Baba, aku mohon sama baba jangan berantem sama Mama. Jagalah Mama jangan sampai dia sakit. Kakak makasih atas semuanya yang kaka beri. Jujur aku nggak sanggup menerima cobaan ini. Terpaksa aku bunuh diri karena aku tidak mau mama sakit hati karena aku. I love you untuk kalian semua dan makasih atas perhatiannya. Aku sayang kakak.
Mama maafkan aku. Mungkin lebih baik aku bunuh diri dari pada sakit hati kalian.
Kakak sebenarnya aku ingin telepon, tapi mama uda ambil hp aku. I Love You. Tadi adalah yang terakhir kalian ketemu aku. Aku ucapkan asalamu alaikum.
untuk teman- teman semua, aku sayang sama kalian. Aku telah sakit hati, maafkan aku bila ada kesalahanku.
Teman-teman makasih atas perhatiannya dan juga persahabatannya. Aku sayang sama kalian. Aku minta maaf untuk semua kesalahanku. Ini surat terakhir aku untuk mu dan yang lain.
Aku tidak sanggup menerima hinaan ini. Semuanya adalah orang yang ku sayang. Aku ucapkan I Love You. (Alfatih)
![]()


















