DOMPU – Ikhtiar untuk mewujudkan derajat kesehatan masyarakat yang semakin baik terus dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Dompu, diantaranya dengan menggelar pelayanan kesehatan bergerak (PKB).
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Dompu Omiyati Fatimah kepada wartawan mengakui bahwa pelayanan mobile ini atau PKB senantiasa dilakukan untuk pemenuhan pelayanan di daerah terpencil yang belum memiliki fasilitas pelayanan kesehatan.
“Belum lama ini dari tanggal 13 -14 Juni 2025 kami kerahkan tim di Bidang Pelayanan Kesehatan memberikan pelayanan PKB di di Dusun Doro Mbolo Desa Nangamiro Kecamatan Pekat wilayah Puskesmas Calabai,” jelas Omiyati.
Layanan PKB dimaksud lanjut Omiyati Fatimah adalah untuk memberikan akses dan menanggulangi keterbatasan pelayanan kesehatan di daerah terpencil dan sangat terpencil. yaitu yang tidak memiliki fasilitas kesehatan dan daerah yang tidak mendapat pelayanan kesehatan dengan menggunakan alat transportasi kapal/perahu, darat atau kombinasi.
Katanya, petugas yang melaksanakan Pelayanan Kesehatan Bergerak (PKB) di Pelayanan Kesehatan Bergerak (PKB) di daerah Terpencil, Perbatasan, dan Kepulauan (DTPK) pada tahun 2025 ini terdiri dari empat (4) orang Dokter Spesialis, Tim Dinas Kesehatan Kabupaten Dompu (20 orang) dan Tim Puskesmas (10 orang).
Salah satu kunci utama keberhasilan pelaksanaan program adalah koordinasi dan kerjasama antara para pelaksana program dan berbagai pihak, sehingga terwujud harmonisasi kegiatan yang manfaatnya dapat dirasakan secara optimal bagi masyarakat.
Pelaksanaan kegiatan PKB dirangkaikan juga dengan penyerahan secara simbolis kartu BPJS kepada masyarakat setempat dan launching program Inovasi Gerakan Semesta Jum’at Bersih dengan Gerakan Jum’at Aksi Bebas Jentik Menuju Dompu Maju oleh Bupati Dompu, Bambang Firdaus, SE., Sabtu, 14/06/2025. Program ini merupakan inovasi dari seksi P2M Bidang P2PL Dinas Kesehatan Kabupaten Dompu. (Ad)
![]()

















