• A homepage section
  • Blog
  • Contact
  • Depan Matitinews
  • Disclaimer
  • Home
  • Home
  • Home 2
  • Home 3
  • Home 4
  • Home 5
  • Home 6
  • Homepage – Blog
  • Homepage – Newsmag
  • Homepage – Newspaper
  • Homepage – Video
  • Iklan
  • News
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • SOP Perlindungan Wartawan
  • Tentang MatitiNews
  • Login
Matitinews
  • BERITA UTAMA
  • EKONOMI
  • TEKNOLOGI
  • Video
  • HUKUM KRIMINAL
    • INVESTIGASI
  • NUSANTARA
    • SENI BUDAYA
    • PARIWISATA
  • KHAZANAH
  • PEMBANGUNAN
  • PEMERINTAHAN
  • SOSIAL BUDAYA
    • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • BISNIS
No Result
View All Result
  • BERITA UTAMA
  • EKONOMI
  • TEKNOLOGI
  • Video
  • HUKUM KRIMINAL
    • INVESTIGASI
  • NUSANTARA
    • SENI BUDAYA
    • PARIWISATA
  • KHAZANAH
  • PEMBANGUNAN
  • PEMERINTAHAN
  • SOSIAL BUDAYA
    • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • BISNIS
No Result
View All Result
Matitinews
No Result
View All Result
Home DARI REDAKSI

Suara Camat Pajo Mengusik Zona Nyaman

by Admin
09/04/2026
in DARI REDAKSI
0
Suara Camat Pajo Mengusik Zona Nyaman

Screenshot

2.5k
SHARES
19.4k
VIEWS
Share on TwitterShare on Facebook

Keberanian terpidana Camat Pajo yang secara terbuka menunjuk oknum Jaksa di Kejaksaan Negeri Dompu dalam dugaan bermain nakal pada proses penegakan hukum, agar tidak dipandang sebatas aksi spontan yang emosional. Ia adalah sebuah peristiwa sosial yang layak dibaca lebih dalam sebagai retakan kecil pada tembok ketakutan yang selama ini begitu kokoh berdiri di tengah masyarakat.

Selama bertahun-tahun, huhungan antara warga dan aparat sering kali diwarnai oleh ketimpangan kuasa. Seragam bukan hanya simbol otoritas, tetapi juga, dalam banyak kasus, menjadi sumber rasa gentar. Tak sedikit masyarakat yang memilih diam, atau paling berani hanya berbisik di belakang, meski menyaksikan praktik-praktik yang jauh dari kata bersih. Dalam konteks seperti itu, tindakan Camat Pajo terasa seperti anomali—sekaligus harapan.

RelatedPosts

Pemkab Dompu Didorong Untuk Maksimalkan PAD di Sektor Parkir

Dikes Dompu Gelar PKB di Wilayah Terpencil

BPS NTB Ungkap Pertumbuhan Ekonomi Dompu Sepanjang Kepemimpinan AKJ SYAH

Ini bukan semata soal benar atau salahnya tudingan. Lebih dari itu, ini adalah soal keberanian untuk memecah budaya diam. Sebab, sering kali, persoalan terbesar dalam praktik penyimpangan bukan hanya pada tindakan itu sendiri, tetapi pada sistem sosial yang membiarkannya berlangsung tanpa koreksi.

Namun, seperti sudah dapat ditebak, respons yang muncul justru berwajah defensif. Institusi yang merasa tersentuh segera mengajukan pertanyaan klasik: “Mana buktinya ?” Hal ini terdengar sah dan rasional.

Pertanyaannya, sejak kapan praktik “bejat” dilakukan dengan kuitansi dan stempel basah ? Penyimpangan, apalagi yang melibatkan oknum berkuasa, hampir selalu berlangsung dalam ruang-ruang gelap, dengan jejak yang sengaja dihapus atau disamarkan. Menuntut bukti formal dalam konteks seperti ini sering kali justru menjadi cara halus untuk menggugurkan kesaksian awal, bukan untuk mencari kebenaran.

Di sinilah letak persoalan utamanya. Ketika seseorang berani bersuara, seharusnya respons pertama bukanlah membungkam atau mendiskreditkan, melainkan membuka ruang klarifikasi yang transparan dan akuntabel. Jika tudingan itu tidak benar, mekanisme pembuktian yang adil akan membersihkan nama baik institusi. Namun jika benar, maka keberanian itu telah menjadi pintu awal untuk perbaikan.

Editorial ini tidak sedang membela individu atau menjustifikasi tuduhan tanpa dasar. Yang perlu digarisbawahi adalah pentingnya menciptakan iklim di mana keberanian untuk berbicara tidak langsung dibalas dengan intimidasi—baik tersurat maupun tersirat.

Keberanian Camat Pajo, suka atau tidak, telah menghadirkan satu pelajaran penting: bahwa perubahan sering kali dimulai dari satu suara yang memilih untuk tidak tunduk. Tugas kita bersama adalah memastikan suara itu tidak dipadamkan, melainkan diuji secara adil dan dijadikan momentum untuk berbenah.

Sebab jika setiap keberanian selalu dijawab dengan kemarahan institusi, maka yang kita rawat bukanlah keadilan—melainkan ketakutan yang diwariskan dari satu generasi ke generasi berikutnya. (Redaksi)

Loading

Previous Post

DP3A Kabupaten Dompu Luncurkan Program “Kambeke Anak”

Next Post

Heboh Dana Hibah LSM, Pemkab Dompu Sebut Dialokasikan Sesuai Aturan

Admin

Related Posts

Pemkab Dompu Didorong Untuk Maksimalkan PAD di Sektor Parkir
DARI REDAKSI

Pemkab Dompu Didorong Untuk Maksimalkan PAD di Sektor Parkir

16/04/2026
19.3k
Dikes Dompu Gelar PKB di Wilayah Terpencil
DARI REDAKSI

Dikes Dompu Gelar PKB di Wilayah Terpencil

14/06/2025
3.2k
BPS NTB Ungkap Pertumbuhan Ekonomi Dompu Sepanjang Kepemimpinan AKJ SYAH
DARI REDAKSI

BPS NTB Ungkap Pertumbuhan Ekonomi Dompu Sepanjang Kepemimpinan AKJ SYAH

11/09/2024
64
Pentingnya Imunisasi Dilaksanakan di Tengah Masyarakat
DARI REDAKSI

Pentingnya Imunisasi Dilaksanakan di Tengah Masyarakat

25/04/2024
19
Keberhasilan Bupati Kader Jaelani di Sektor Kesehatan
DARI REDAKSI

Keberhasilan Bupati Kader Jaelani di Sektor Kesehatan

17/04/2024
25.1k
Pentingnya Imunisasi Dilaksanakan di Tengah Masyarakat
DARI REDAKSI

Selain Edukasi Kesehatan Mental, Pemkab Dompu Himbau Untuk Deteksi Gangguan Mental

11/03/2024
9
Next Post
Heboh Dana Hibah LSM, Pemkab Dompu Sebut Dialokasikan Sesuai Aturan

Heboh Dana Hibah LSM, Pemkab Dompu Sebut Dialokasikan Sesuai Aturan

ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Besok Sekda Dompu Akan Dilantik

Besok Sekda Dompu Akan Dilantik

29/08/2021
Ayah Garap Menantunya yang Tengah Hamil

Ayah Garap Menantunya yang Tengah Hamil

27/12/2018
Nama Calon Sekda yang Diusulkan Pansel ke Bupati Dompu

Pansel Umumkan Nama Calon Sekda Dompu

29/07/2021
Nama Calon Sekda yang Diusulkan Pansel ke Bupati Dompu

Nama Calon Sekda yang Diusulkan Pansel ke Bupati Dompu

27/07/2021
beras miskin

HBY Tidak Mau Dipusingkan Dengan Urusan Beras Miskin

0
datot gunawan

Kasus Balita Gizi Buruk Masih Ditemukan di Dompu

0
sapi brahma

Dompu Dipastikan Mampu Menjadi Penyuplai Daging Nasional

0
jangan malu

HBY : Jangan Malu Mengaku Menjadi Anak Petani

0
Badut Jalanan di Dompu Dinilai Ganggu Ketertiban

Ditunggu Sikap Pemkab Dompu Hadapi Eksploitasi Anak Berkedok Badut Jalanan

29/04/2026
Encop Sopia, Doktor Baru UI Bedah Politik Gender di Banten dan Jawa Barat

Encop Sopia, Doktor Baru UI Bedah Politik Gender di Banten dan Jawa Barat

29/04/2026
Badut Jalanan di Dompu Dinilai Ganggu Ketertiban

Badut Jalanan di Dompu Dinilai Ganggu Ketertiban

28/04/2026
Jaga Tradisi Juara, PWI Dompu dan Bima Perkuat Solidaritas Atlet

Jaga Tradisi Juara, PWI Dompu dan Bima Perkuat Solidaritas Atlet

26/04/2026
ADVERTISEMENT

BACA JUGA BERITA LAINNYA

Badut Jalanan di Dompu Dinilai Ganggu Ketertiban

Ditunggu Sikap Pemkab Dompu Hadapi Eksploitasi Anak Berkedok Badut Jalanan

29/04/2026
25.9k
Encop Sopia, Doktor Baru UI Bedah Politik Gender di Banten dan Jawa Barat

Encop Sopia, Doktor Baru UI Bedah Politik Gender di Banten dan Jawa Barat

29/04/2026
29.2k
Badut Jalanan di Dompu Dinilai Ganggu Ketertiban

Badut Jalanan di Dompu Dinilai Ganggu Ketertiban

28/04/2026
9.2k
Jaga Tradisi Juara, PWI Dompu dan Bima Perkuat Solidaritas Atlet

Jaga Tradisi Juara, PWI Dompu dan Bima Perkuat Solidaritas Atlet

26/04/2026
8k
  • Tentang MatitiNews
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Iklan
  • Disclaimer
  • SOP Perlindungan Wartawan

© 2021 - Matiti News - Designed by Tokoweb.co

No Result
View All Result

© 2021 - Matiti News - Designed by Tokoweb.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
0
SHARES
900
VIEWS