DOMPU – Kurang lebih seratus orang mahasiswa dari berbagai Universitas di tanah air, malam ini bergabung dalam kesatuan sikap anak bangsa sebagai Pemuda penerus bangsa. Mereka berkumpul di Taman Kota di depan Pendopo Bupati Kabupaten Dompu Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB). Para pemuda dan mahasiswa yang bernaung di bawah bendera Kesatuan Masyarakat Dompu (KMD) ini menggelar malam perenungan atas perjuangan para pemuda dalam meraih kemerdekaan RI.
Para pemuda dan mahasiswa Dompu ini mengungkapkan perasaan mereka melalui lilin yang mereka nyalakan, kemudian mempertontonkan Parodi penolakan Undang-undang Cipta Lapangan Kerja, dan pembacaan Puisi. Adapun puncak acaranya adalah, seluruh mahasiswa secara membacakan butir – butir naskah Sumpah Pemuda.
Zulhijjah, mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Mataram menyebutkan bahwa, mimbar ini digelar sebagai bentuk protes kepada pemerintah untuk membuat kebijakan yang pro kepada kepentinngan rakyat. “Aksi malam ini adalah sikap kami untuk memperingati hari Sumpah Pemuda 28 Oktober”, ujarnya.
Dia juga menyampaikan tentang rencana KMD yang akan menggelar aksi dengan agenda mendesak Pemerintah guna menerbitkan Perppu sebagai pengganti Undang – Undang (UU) Omnibuslaw. “KMD akan turun aksi dengan melibatkan masa yang jumlahnya lebih banyak, kami menuntut agar presiden segera mengeluarkan Perppu sebagai pengganti UU Omnibuslaw”, tegas Zulhijjah. (Idin)
![]()



















