• A homepage section
  • Blog
  • Contact
  • Depan Matitinews
  • Disclaimer
  • Home
  • Home
  • Home 2
  • Home 3
  • Home 4
  • Home 5
  • Home 6
  • Homepage – Blog
  • Homepage – Newsmag
  • Homepage – Newspaper
  • Homepage – Video
  • Iklan
  • News
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • SOP Perlindungan Wartawan
  • Tentang MatitiNews
  • Login
Matitinews
  • BERITA UTAMA
  • EKONOMI
  • TEKNOLOGI
  • Video
  • HUKUM KRIMINAL
    • INVESTIGASI
  • NUSANTARA
    • SENI BUDAYA
    • PARIWISATA
  • KHAZANAH
  • PEMBANGUNAN
  • PEMERINTAHAN
  • SOSIAL BUDAYA
    • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • BISNIS
No Result
View All Result
  • BERITA UTAMA
  • EKONOMI
  • TEKNOLOGI
  • Video
  • HUKUM KRIMINAL
    • INVESTIGASI
  • NUSANTARA
    • SENI BUDAYA
    • PARIWISATA
  • KHAZANAH
  • PEMBANGUNAN
  • PEMERINTAHAN
  • SOSIAL BUDAYA
    • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • BISNIS
No Result
View All Result
Matitinews
No Result
View All Result
Home SENI BUDAYA

Ketika Peresean Diangkat Jadi Serial Sandiwara Radio

Libatkan Penulis, Pemain Sandiwara dan Penyiar Radio Ternama di NTB

by Admin
31/03/2026
in SENI BUDAYA
0
Ketika Peresean Diangkat Jadi Serial Sandiwara Radio
1.5k
SHARES
9.2k
VIEWS
Share on TwitterShare on Facebook

MATARAM – Tradisi tidak hanya hidup di arena, tetapi juga dalam cerita yang diwariskan dari generasi ke generasi. Semangat inilah yang melahirkan program “Napas Presean dalam Sandiwara Radio”, sebuah serial drama audio yang mengangkat nilai-nilai tradisi peresean, warisan budaya masyarakat Sasak di Lombok, Nusa Tenggara Barat.

“Program ini menghadirkan kisah dramatik tentang dunia para pepadu, para petarung dalam tradisi peresean yang dikenal sebagai simbol keberanian, kehormatan, dan persaudaraan. Melalui pendekatan sandiwara radio, tradisi tersebut dihadirkan kembali dalam bentuk cerita yang menyoroti sisi kemanusiaan para pelakunya,”ungkap M. Sukri ‘Ray Aruman’ selaku inisiator sekaligus produser audio dramania ‘Napas Peresean dalam Sandiwara Radio’.

RelatedPosts

Mohan Roliskana Tembus Nominasi Nasional Anugerah Kebudayaan PWI Pusat

Parade Muna Pa’a, Bupati Dompu : Produk Asli Daerah, Jati Diri Masyarakat Kita

Sya’ban, Palestina dan Fadhilah Sedekah

Menurut Sukri, dalam menggarap program sandiwara Radio Napas Peresean, pihaknya melibatkan sejumlah pihak. Ia sadar bahwa mengangkat kisah nyata menjadi drama tidak bisa dilakukan secara serampangan. Karena itu, prosesnya dimulai dengan riset yang cukup lama.

“Sebagai produser, saya membentuk tim kecil yang melakukan kajian pustaka, mengumpulkan cerita-cerita lama, dan melakukan berbagai wawancara dengan pihak-pihak yang mengetahui perjalanan hidup para pepadu,”jelasnya.

Dalam proses ini, dirinya sangat beruntung mendapatkan dukungan dari banyak sahabat. Salah satunya adalah Buyung Sutan Muhlis, seorang jurnalis senior NTB yang memiliki kepedulian besar terhadap pemajuan kebudayaan Lombok dan Sumbawa.

Dengan latar belakangnya sebagai jurnalis, penulis buku sekaligus pengamat budaya, Sukri meyakini Buyung Sutan Muhlis adalah sosok yang tepat untuk mengembangkan ide cerita sekaligus menulis naskah drama ini. ”Alhamdulillah, naskah sandiwara sudah tuntas beliau tulis dan siap produksi,”ujarnya.

Sementara dalam proses penggarapan produksi sandiwara, Sukri juga melibatkan sejumlah praktisi media dan konten kreator berpengalaman. Ia mendaulat Dedi Suhadi sebagai sutradara. Kemudian penyiar senior pensiunan RRI Mataram yakni Esdarita sebagai narator dan pembawa cerita.

Adapun teknik produksi, hiasan musik dan montage digarap Zamy Sangga Firdaus, konten kreator audio visual muda berbakat.

Menghidupkan Kembali Era Sandiwara Radio

Dalam rencana produksinya, audiodramania Peresean juga akan melibatkan sejumlah penyiar legendaris dan pemain sandiwara radio yang pernah berjaya pada masanya.

Menurut Sukri, ini bukan sekadar strategi artistik melainkan juga bentuk penghormatan terhadap generasi kreator yang dulu telah membangun tradisi sandiwara radio di Indonesia khususnya Lombok, Nusa Tenggara Barat.

“Dengan menghadirkan kembali para aktor suara berpengalaman, saya berharap drama radio ini memiliki kualitas artistik yang kuat sekaligus menghadirkan nostalgia bagi generasi yang pernah hidup bersama kejayaan radio,”tandasnya.

Dalam proses pemilihan pemain sandiwara radio ini, Sukri juga menggandeng sejumlah komunitas penyiar radio di NTB. Sebut saja Komunitas Tenda Siar dan Radio Kita, tempat berkumpulnya para mantan penyiar dan juga praktisi siaran di Nusa Tenggara Barat.

“Insyaallah proses audisi pengisi suara akan menghasilkan talent terbaik,”sebutnya.

Mengangkat Sisi Lain Kehidupan Pepadu Pilih Tanding

Menurut rencana, serial Napas Peresean Dalam Sandiwara Radio akan diproduksi sebanyak tujuh episode yang mengisahkan perjalanan seorang anak yang tumbuh di lingkungan arena peresean.

Dari pinggir arena ia belajar tentang keberanian, luka, persahabatan, dan makna kehormatan yang sesungguhnya.

Dengan kekuatan narasi, efek suara, serta atmosfer dramatik khas sandiwara radio, “Napas Peresean” tidak hanya menghadirkan hiburan, tetapi juga menjadi upaya memperkenalkan kembali kekayaan tradisi lokal kepada publik yang lebih luas.

Karya audio ini diproduksi dengan pendekatan yang berusaha menangkap semangat dan nilai-nilai yang hidup dalam tradisi peresean.

Dalam filosofi masyarakat Sasak, pertarungan di arena bukanlah bentuk permusuhan, melainkan simbol keberanian yang tetap menjunjung tinggi persaudaraan.

Program “Napas Peresean dalam Sandiwara Radio” diharapkan dapat menjadi ruang kreatif bagi masyarakat untuk mengenal kembali tradisi budaya Lombok melalui medium audio yang imajinatif dan kuat secara dramatik.

“Saya membayangkan bagaimana kisah-kisah heroik para pepadu Peresean dapat dihidupkan kembali melalui medium audio,”ulas Sukri.

Ditambahkan, radio memiliki kekuatan yang unik. Ia tidak hanya menyampaikan cerita, tetapi juga membangun imajinasi.

Generasi yang tumbuh pada era 1980–1990-an tentu masih ingat bagaimana sandiwara radio seperti Tutur Tinular mampu membuat jutaan pendengar tenggelam dalam cerita hanya melalui suara.

“Kita ingin menghadirkan kembali pengalaman itu, tetapi dengan cerita dari Lombok, dengan napas budaya Sasak yang kuat. Sebuah drama yang bukan hanya menghadirkan pertarungan, tetapi juga menampilkan perjalanan hidup, persahabatan, rivalitas, dan nilai-nilai luhur yang terkandung dalam tradisi Peresean,”tandasnya.

Sukri menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam kepada semua pihak yang memberikan atensi dan dukungan atas produksi Napas Peresean Dalam Sandiwara Radio. Khususnya kepada Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia, Dana Indonesiana dan LPDP.

“Dukungan ini menjadi bukti bahwa negara memberi ruang bagi inisiatif kreatif masyarakat dalam merawat warisan budaya. Bagi saya pribadi, dukungan ini bukan sekadar bantuan program. Ini adalah kepercayaan bahwa cerita-cerita dari Lombok layak untuk diangkat dan dibagikan kepada publik yang lebih luas,”imbuhnya.*

Tentang Program

Judul:
Napas Presean dalam Sandiwara Radio

Jumlah Episode:
7 Episode

Produser:
M. Sukri AR

Penulis Naskah dan Ide Cerita:
Buyung Sutan Muhlis

Pembawa Cerita/Narator:
Esdarita

Teknik dan Montage:
Zami Sangga Firdaus

Sutradara :
Dedi Suhadi

Didukung oleh:
Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia
melalui Program Dana Indonesiana

Loading

Previous Post

Sosialisasi Perda Tentang APBD Provinsi NTB Tahun Anggaran 2026 (51)

Next Post

Sosialisasi Perda Tentang APBD Provinsi NTB Tahun Anggaran 2026 (52)

Admin

Related Posts

Mohan Roliskana Tembus Nominasi Nasional Anugerah Kebudayaan PWI Pusat
SENI BUDAYA

Mohan Roliskana Tembus Nominasi Nasional Anugerah Kebudayaan PWI Pusat

02/01/2026
17.2k
Parade Muna Pa’a, Bupati Dompu : Produk Asli Daerah, Jati Diri Masyarakat Kita
SENI BUDAYA

Parade Muna Pa’a, Bupati Dompu : Produk Asli Daerah, Jati Diri Masyarakat Kita

30/12/2025
19.3k
Sya’ban, Palestina dan Fadhilah Sedekah
SENI BUDAYA

Sya’ban, Palestina dan Fadhilah Sedekah

08/03/2025
71
Rimpu, Tradisi Berpakaian Asli Dompu, Bukan Pengaruh Budaya Islam
SENI BUDAYA

Rimpu, Tradisi Berpakaian Asli Dompu, Bukan Pengaruh Budaya Islam

01/11/2020
31.7k
Kami Muak Dan Bosan
SENI BUDAYA

Kami Muak Dan Bosan

17/01/2020
89
Sebaiknya Pergantian Tahun 2020 Dengan Meramaikan Majlis Taklim
SENI BUDAYA

Sebaiknya Pergantian Tahun 2020 Dengan Meramaikan Majlis Taklim

28/12/2019
27
Next Post
Sosialisasi Perda Tentang APBD Provinsi NTB Tahun Anggaran 2026 (6)

Sosialisasi Perda Tentang APBD Provinsi NTB Tahun Anggaran 2026 (52)

ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Besok Sekda Dompu Akan Dilantik

Besok Sekda Dompu Akan Dilantik

29/08/2021
Ayah Garap Menantunya yang Tengah Hamil

Ayah Garap Menantunya yang Tengah Hamil

27/12/2018
Nama Calon Sekda yang Diusulkan Pansel ke Bupati Dompu

Pansel Umumkan Nama Calon Sekda Dompu

29/07/2021
Nama Calon Sekda yang Diusulkan Pansel ke Bupati Dompu

Nama Calon Sekda yang Diusulkan Pansel ke Bupati Dompu

27/07/2021
beras miskin

HBY Tidak Mau Dipusingkan Dengan Urusan Beras Miskin

0
datot gunawan

Kasus Balita Gizi Buruk Masih Ditemukan di Dompu

0
sapi brahma

Dompu Dipastikan Mampu Menjadi Penyuplai Daging Nasional

0
jangan malu

HBY : Jangan Malu Mengaku Menjadi Anak Petani

0
BKPH Sebut PT STM Punya Track Record Baik Mendukung Pemantauan Hutan

BKPH Sebut PT STM Punya Track Record Baik Mendukung Pemantauan Hutan

07/04/2026
Komisi III DPRD NTB Apresiasi Kinerja Bank NTB Syariah : “Kinerja Tumbuh, Fondasi Kuat”

Komisi III DPRD NTB Apresiasi Kinerja Bank NTB Syariah : “Kinerja Tumbuh, Fondasi Kuat”

07/04/2026
Sosialisasi Perda Tentang APBD Provinsi NTB Tahun Anggaran 2026 (6)

Sosialisasi Perda Tentang APBD Provinsi NTB Tahun Anggaran 2026 (52)

01/04/2026
Ketika Peresean Diangkat Jadi Serial Sandiwara Radio

Ketika Peresean Diangkat Jadi Serial Sandiwara Radio

31/03/2026
ADVERTISEMENT

BACA JUGA BERITA LAINNYA

BKPH Sebut PT STM Punya Track Record Baik Mendukung Pemantauan Hutan

BKPH Sebut PT STM Punya Track Record Baik Mendukung Pemantauan Hutan

07/04/2026
7.3k
Komisi III DPRD NTB Apresiasi Kinerja Bank NTB Syariah : “Kinerja Tumbuh, Fondasi Kuat”

Komisi III DPRD NTB Apresiasi Kinerja Bank NTB Syariah : “Kinerja Tumbuh, Fondasi Kuat”

07/04/2026
9.2k
Sosialisasi Perda Tentang APBD Provinsi NTB Tahun Anggaran 2026 (6)

Sosialisasi Perda Tentang APBD Provinsi NTB Tahun Anggaran 2026 (52)

01/04/2026
9.1k
Ketika Peresean Diangkat Jadi Serial Sandiwara Radio

Ketika Peresean Diangkat Jadi Serial Sandiwara Radio

31/03/2026
9.2k
  • Tentang MatitiNews
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Iklan
  • Disclaimer
  • SOP Perlindungan Wartawan

© 2021 - Matiti News - Designed by Tokoweb.co

No Result
View All Result

© 2021 - Matiti News - Designed by Tokoweb.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
0
SHARES
900
VIEWS