<script data-ad-client="ca-pub-2242553862500626" async src="https://pagead2.googlesyndication.com/pagead/js/adsbygoogle.js"></script> <script data-ad-client="ca-pub-2242553862500626" async src="https://pagead2.googlesyndication.com/pagead/js/adsbygoogle.js"></script> <script data-ad-client="ca-pub-2242553862500626" async src="https://pagead2.googlesyndication.com/pagead/js/adsbygoogle.js"></script>
ADVERTISEMENT
  • A homepage section
  • Blog
  • Contact
  • Depan Matitinews
  • Disclaimer
  • Home
  • Home
  • Home 2
  • Home 3
  • Home 4
  • Home 5
  • Home 6
  • Homepage – Blog
  • Homepage – Newsmag
  • Homepage – Newspaper
  • Homepage – Video
  • Iklan
  • News
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • SOP Perlindungan Wartawan
  • Tentang MatitiNews
  • Login
Matitinews
  • BERITA UTAMA
  • EKONOMI
  • TEKNOLOGI
  • Video
  • HUKUM KRIMINAL
    • INVESTIGASI
  • NUSANTARA
    • SENI BUDAYA
    • PARIWISATA
  • KHAZANAH
  • PEMBANGUNAN
  • PEMERINTAHAN
  • SOSIAL BUDAYA
    • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • BISNIS
No Result
View All Result
  • BERITA UTAMA
  • EKONOMI
  • TEKNOLOGI
  • Video
  • HUKUM KRIMINAL
    • INVESTIGASI
  • NUSANTARA
    • SENI BUDAYA
    • PARIWISATA
  • KHAZANAH
  • PEMBANGUNAN
  • PEMERINTAHAN
  • SOSIAL BUDAYA
    • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • BISNIS
No Result
View All Result
Matitinews
No Result
View All Result
Home OPINI

Kekerasan Seksual Terus Berulang, Kapitalisme Gagal Melindungi Anak dan Perempuan

Oleh: Junari, S.I.Kom (Aktivis Muslimah Dompu)

by Admin
15/05/2026
in OPINI
0
Kekerasan Seksual Terus Berulang, Kapitalisme Gagal Melindungi Anak dan Perempuan
152
SHARES
5.2k
VIEWS
Share on TwitterShare on Facebook

Kekerasan seksual terhadap anak dan perempuan kembali mencoreng Kabupaten Dompu, Nusa Tenggara Barat (NTB). Seorang siswi SMP berinisial NM (14) menjadi korban penyekapan dan pemerkosaan oleh pemuda berusia 25 tahun asal Kecamatan Kempo yang dikenalnya melalui WhatsApp.

Modusnya, pelaku mengajak korban jalan-jalan dan makan bakso. Namun, alih-alih diantar pulang, korban justru dibawa ke rumah pelaku. Sejak 11 April 2026, NM disekap selama sembilan hari di bawah ancaman senjata tajam (parang) agar tidak melarikan diri. Akibat peristiwa nahas ini, korban mengalami ketakutan dan trauma psikologis yang sangat berat (detik.com, 24/4/2026).

RelatedPosts

Catatan dari Penghargaan Lestari Award 2026 untuk AMMAN

Elang Dodo: Cadangan Raksasa dan Tanggung Jawab pada Masyarakat Adat

Pijar Teknologi di Tanah Sumbawa: Langkah Besar PT AMMAN Mengawal Kedaulatan Industri

Peristiwa ini menambah daftar panjang kasus serupa di wilayah tersebut. Pada 2020, Dompu bahkan menempati posisi teratas sebagai daerah dengan tingkat kekerasan terhadap anak dan perempuan tertinggi se-NTB. Secara kumulatif di NTB, angka kasus ini juga melonjak tajam dari 545 kasus pada 2019 menjadi 845 kasus pada 2020 (posmerdek.com, 27/5/2022).

Abainya Perlindungan Perempuan dalam Sistem Kapitalisme

Pemerintah setempat sebenarnya tidak tinggal diam. Berbagai upaya telah dilakukan, mulai dari membentuk satgas pencegahan di tingkat kecamatan hingga desa, serta memasifkan edukasi untuk meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai bentuk-bentuk kekerasan. Pada 2022, Kabupaten Dompu juga meluncurkan program Desa Ramah Perempuan Peduli Anak (DRPPA) dan Sekolah Perempuan yang terintegrasi dengan program Pola Asuh Anak dan Remaja di Era Digital (PAAREDI).

Sayangnya, sederet program tersebut belum mampu memutus rantai kekerasan. Alih-alih mereda, kasus serupa justru kian bertambah bak fenomena gunung es—baik yang tercatat maupun yang tidak dilaporkan.

Akar masalahnya terletak pada penerapan ideologi kapitalisme-sekuler yang mendewakan kebebasan individu. Dalam sistem ini, perempuan kerap direduksi sekadar menjadi objek pelampiasan hawa nafsu. Adanya payung hukum seperti UU TPKS maupun KUHP—dengan ancaman pidana bervariasi mulai dari 9 bulan hingga 15 tahun penjara—terbukti gagal memberikan efek jera yang signifikan.

Sanksi yang ada tidak mampu menimbulkan ketakutan pada calon pelaku kejahatan, sehingga kasus terus menggurita. Situasi ini diperparah oleh arah digitalisasi yang berorientasi murni pada profit material. Ragam konten negatif mudah diakses oleh siapa saja tanpa filter yang memadai, sehingga perilaku buruk tontonan sering kali berujung menjadi tuntunan.

Islam Menjamin Terjaganya Kehormatan Perempuan

Untuk menyudahi krisis kekerasan seksual ini, dibutuhkan kehadiran negara yang menerapkan syariat Islam secara menyeluruh. Penanaman akidah Islam menjadi fondasi utama agar setiap individu senantiasa terikat pada aturan Allah Swt.

Secara praktis, Islam menjaga kehormatan perempuan melalui pengaturan sistem pergaulan (nizam ijtima’i). Aturan ini mencakup kewajiban menundukkan pandangan (ghadul bashar), membatasi komunikasi hanya pada urusan yang mubah (dibolehkan syariat), kewajiban menutup aurat secara sempurna (jilbab dan khimar), serta larangan keras berkhalwat (berdua-duaan) tanpa disertai mahram.

Sebagai upaya preventif, sistem pendidikan Islam dirancang untuk membentuk ketakwaan individu sehingga tercipta masyarakat yang terbiasa saling menasihati dalam kebaikan dan mencegah kemungkaran. Negara juga mengontrol arus informasi secara ketat dengan memblokir konten yang merusak iman, seperti pornografi dan kekerasan.

Dari sisi penegakan hukum, sistem sanksi (uqubat) dalam Islam sangat tegas dan menjerakan. Pelaku kekerasan seksual akan dijatuhi hukuman yang setimpal sesuai syariat, mulai dari takzir berupa kurungan penjara hingga hukuman mati, sesuai dengan pembuktian di peradilan dan ketetapan (ijtihad) Khalifah.

Sejarah emas peradaban Islam telah membuktikan tingginya perlindungan terhadap perempuan. Pada masa Rasulullah saw., kaum Yahudi Bani Qainuqa diusir dari Madinah sebagai sanksi tegas atas tindakan mereka melecehkan seorang muslimah hingga auratnya tersingkap. Fakta historis ini menegaskan komitmen nyata institusi Islam dalam menjaga, memuliakan, dan melindungi kehormatan kaum perempuan. Wallahu a’lam bishshawab.

Loading

Previous Post

Perkuat Ekosistem Sport Tourism, ITDC Rombak Jajaran Komisaris dan Direksi MGPA

Next Post

DP3A Dompu : Orang Tua Adalah Lapis Pertama Perlindungan Anak, Waspadai Tren Sosial Media

Admin

Related Posts

Catatan dari Penghargaan Lestari Award 2026 untuk AMMAN
OPINI

Catatan dari Penghargaan Lestari Award 2026 untuk AMMAN

06/08/2026
7.2k
Elang Dodo: Cadangan Raksasa dan Tanggung Jawab pada Masyarakat Adat
OPINI

Elang Dodo: Cadangan Raksasa dan Tanggung Jawab pada Masyarakat Adat

17/07/2026
5.3k
Pijar Teknologi di Tanah Sumbawa: Langkah Besar PT AMMAN Mengawal Kedaulatan Industri
OPINI

Pijar Teknologi di Tanah Sumbawa: Langkah Besar PT AMMAN Mengawal Kedaulatan Industri

17/07/2026
18k
Menjaga Substansi Demokrasi di Tingkat Lokal
OPINI

Menjaga Arah Demokrasi di Usia 18 Bawaslu

08/04/2026
5.3k
Menjaga Substansi Demokrasi di Tingkat Lokal
OPINI

Menjaga Substansi Demokrasi di Tingkat Lokal

26/02/2026
9.2k
Generasi Muda Bukan Hanya Pemilih, Tetapi Penjaga Dan Penggerak Demokrasi
OPINI

Generasi Muda Bukan Hanya Pemilih, Tetapi Penjaga Dan Penggerak Demokrasi

25/11/2025
15.7k
Next Post
DP3A Dompu : Orang Tua Adalah Lapis Pertama Perlindungan Anak, Waspadai Tren Sosial Media

DP3A Dompu : Orang Tua Adalah Lapis Pertama Perlindungan Anak, Waspadai Tren Sosial Media

ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Besok Sekda Dompu Akan Dilantik

Besok Sekda Dompu Akan Dilantik

29/08/2021
Ayah Garap Menantunya yang Tengah Hamil

Ayah Garap Menantunya yang Tengah Hamil

27/12/2018
Nama Calon Sekda yang Diusulkan Pansel ke Bupati Dompu

Pansel Umumkan Nama Calon Sekda Dompu

29/07/2021
Nama Calon Sekda yang Diusulkan Pansel ke Bupati Dompu

Nama Calon Sekda yang Diusulkan Pansel ke Bupati Dompu

27/07/2021
beras miskin

HBY Tidak Mau Dipusingkan Dengan Urusan Beras Miskin

0
datot gunawan

Kasus Balita Gizi Buruk Masih Ditemukan di Dompu

0
sapi brahma

Dompu Dipastikan Mampu Menjadi Penyuplai Daging Nasional

0
jangan malu

HBY : Jangan Malu Mengaku Menjadi Anak Petani

0
Wujud Terimakasih, Pemkab Dompu Bebaskan PBB dan Beri Layanan Kesehatan Gratis untuk Veteran

Wujud Terimakasih, Pemkab Dompu Bebaskan PBB dan Beri Layanan Kesehatan Gratis untuk Veteran

10/08/2026
Gubernur NTB dan NTT Ditunjuk Sebagai Ketua PB PON XXII 2028

Gubernur NTB dan NTT Ditunjuk Sebagai Ketua PB PON XXII 2028

08/08/2026
Catatan dari Penghargaan Lestari Award 2026 untuk AMMAN

Catatan dari Penghargaan Lestari Award 2026 untuk AMMAN

06/08/2026
Pulang Bawa 173 Medali, Kontingen Porprov Dompu Disambut Haru di Pendopo

Pulang Bawa 173 Medali, Kontingen Porprov Dompu Disambut Haru di Pendopo

05/08/2026
ADVERTISEMENT

BACA JUGA BERITA LAINNYA

Wujud Terimakasih, Pemkab Dompu Bebaskan PBB dan Beri Layanan Kesehatan Gratis untuk Veteran

Wujud Terimakasih, Pemkab Dompu Bebaskan PBB dan Beri Layanan Kesehatan Gratis untuk Veteran

10/08/2026
2.6k
Gubernur NTB dan NTT Ditunjuk Sebagai Ketua PB PON XXII 2028

Gubernur NTB dan NTT Ditunjuk Sebagai Ketua PB PON XXII 2028

08/08/2026
22.6k
Catatan dari Penghargaan Lestari Award 2026 untuk AMMAN

Catatan dari Penghargaan Lestari Award 2026 untuk AMMAN

06/08/2026
7.2k
Pulang Bawa 173 Medali, Kontingen Porprov Dompu Disambut Haru di Pendopo

Pulang Bawa 173 Medali, Kontingen Porprov Dompu Disambut Haru di Pendopo

05/08/2026
2.1k
  • Tentang MatitiNews
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Iklan
  • Disclaimer
  • SOP Perlindungan Wartawan

© 2021 - Matiti News - Designed by Tokoweb.co

No Result
View All Result

© 2021 - Matiti News - Designed by Tokoweb.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
0
SHARES
900
VIEWS