DOMPU – Swalayan yang berdiri megah di jalan lingkar utara Kelurahan Karijawa Kabupaten Dompu Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) “Depo Sumber Bangunan” kemarin dilaunching secara resmi untuk melayani kebutuhan bahan bangunan dan kebutuhan pokok lainnya bagi seluruh masyarakat Bumi Nggahi Rawi Pahu.

Bupati Dompu H. Bambang M. Yasin (HBY) yang diwakili Asisten Administrasi Umum Drs. H. Gaziamansyuri bersama sejumlah pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan hamper semua Kepala Bagian di Sekretariat Daerah Kabupaten Dompu hadir dalam acara pemotongan pita sebagai tanda bahwa Swalayan ini secara resmi beroperasi.
Selain Bupati Dompu, ikut meotong pita pada acara Depo Sumber Bangunan ini adalah Letkol Inf. Ali Cahyono S. Kom, Dandim 1614 Dompu bersama perwakilan dari Kejaksaan dan Pengadilan Negeri serta beberapa pejabat BUMD dan BUMN yang ada di Kabupaten Dompu. Nampak seluruh undangan yang hadir mengenakan masker sebagai bentuk kehatia-hatian sekaligus kepatuhan atas Inpres Nomor 06 tahun 2020 tentang Protokol Kesehatan Covid-19.
Drs. Gaziamansyuri mewakili Bupati Dompu HBY menyampaikan apresiasinya kepada pihak investor atas kesediaannya untuk membuka bisinisnya di daerah ini. Untuk itu dia mengundang seluruh masyarakat Dompu untuk datang berbelanja di Depo tersebut. “Saya sudah mengecek barang – barang di sini, kwalitasnya sama dengan barang yang ditawarkan di Swalayan dan Toko – Toko di Surabaya”, ungkapnya.
Pada moment singkat itu, Gaziamansyuri sempat member pesan khusus kepada pemilik Depo Sumber Bangunan untuk mengajak lebih banyak lagi teman – temannya untuk berinvestasi di Kabupaten Dompu. “Saya yakinkan anda, bahwa masyarakat Dompu sudah memiliki banyak uang untuk berbelanja. Panen jagung mereka sudah menghasilkan sangat banyak uang”, jelasnya.
Muhammad Nukman SH, Legal Advisor, Depo Sumber Bangunan kepada wartawan menegaskan, launching swalayan ini disusun sesuai ketentuan prokes Covid-19. Sehingga pada awal sebelum pembukaan acara yang dipandu Endang Puji Astuti dan Jarot, pihak manajemen Depo Sumber Bangunan menyiapkan sarana cuci tangan dan handsanitizer, membagikan masker kepada setiap undangan yang hadir sekaligus dilakukan pengetesan suhu badan dengan menggunakan thermo gun yang sudah disiapkan.
“ini adalah bentuk nyata kami ikut berperan untuk melawan penyebaran dan penularan Covid-19. Tidak heran masker yang kami bagikan tertulis Fight Covid-19”, terang Nukman. (Sri)
![]()
















