• A homepage section
  • Blog
  • Contact
  • Depan Matitinews
  • Disclaimer
  • Home
  • Home
  • Home 2
  • Home 3
  • Home 4
  • Home 5
  • Home 6
  • Homepage – Blog
  • Homepage – Newsmag
  • Homepage – Newspaper
  • Homepage – Video
  • Iklan
  • News
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • SOP Perlindungan Wartawan
  • Tentang MatitiNews
  • Login
Matitinews
  • BERITA UTAMA
  • EKONOMI
  • TEKNOLOGI
  • Video
  • HUKUM KRIMINAL
    • INVESTIGASI
  • NUSANTARA
    • SENI BUDAYA
    • PARIWISATA
  • KHAZANAH
  • PEMBANGUNAN
  • PEMERINTAHAN
  • SOSIAL BUDAYA
    • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • BISNIS
No Result
View All Result
  • BERITA UTAMA
  • EKONOMI
  • TEKNOLOGI
  • Video
  • HUKUM KRIMINAL
    • INVESTIGASI
  • NUSANTARA
    • SENI BUDAYA
    • PARIWISATA
  • KHAZANAH
  • PEMBANGUNAN
  • PEMERINTAHAN
  • SOSIAL BUDAYA
    • PENDIDIKAN
  • KESEHATAN
  • BISNIS
No Result
View All Result
Matitinews
No Result
View All Result
Home PENDIDIKAN

Encop Sopia, Doktor Baru UI Bedah Politik Gender di Banten dan Jawa Barat

by Admin
29/04/2026
in PENDIDIKAN
0
Encop Sopia, Doktor Baru UI Bedah Politik Gender di Banten dan Jawa Barat

Dr. Encop Sopia, M.Si.

2k
SHARES
29.2k
VIEWS
Share on TwitterShare on Facebook

DAMAR BANTEN – Tatkala perdebatan panjang mengenai efektivitas kuota perempuan di parlemen, sebuah jawaban akademik lahir dari Auditorium Juwono Sudarsono, Kampus FISIP Universitas Indonesia (UI). Encop Sopia, politisi sekaligus aktivis perempuan, resmi menyandang gelar Doktor Ilmu Politik setelah berhasil mempertahankan disertasinya yang membongkar realitas di balik angka keterwakilan perempuan di tingkat lokal, Selasa (28/4/2026).

Dr. Encop Sopia, M.Si.

Sidang Senat Terbuka yang berlangsung ketat itu tidak hanya menjadi ujian bagi Encop, tetapi juga menjadi panggung pembuktian bagi riset mendalamnya mengenai politik gender. Di hadapan tim penguji yang kritis, Encop berhasil meraih yudisium Sangat Memuaskan.

RelatedPosts

VMTS FHISIP Unram Jadi Panggung Sinkronisasi Pendidikan dan Industri Media

PWI Pusat Ingatkan Jurnalis Tak Terjebak Copy Paste dan Hoaks di Era Teknologi

Akreditasi Unggul, Ilmu Komunikasi FHISIP Unram Siap Kolaborasi dengan Pengda JMSI NTB

Dalam risetnya yang berjudul “Mendorong Representasi Substantif Perempuan di Tingkat Lokal: Studi Lahirnya Perda Berperspektif Gender di DPRD Pandeglang dan Karawang (2019-2024)”, Encop melontarkan kritik mendasar: jumlah kursi perempuan di parlemen hanyalah kulit luar.

Selama ini, kebijakan afirmasi (kuota 30%) dianggap sebagai kemenangan. Namun bagi Encop, kehadiran secara fisik (representasi deskriptif) tidak selalu berbanding lurus dengan lahirnya kebijakan yang pro-perempuan (representasi substantif).

“Representasi substantif tidak muncul secara linier. Ia adalah hasil dari pergulatan rumit antara kapasitas aktor, struktur kelembagaan, hingga legitimasi simbolik di lapangan,” ujar lulusan University of Hawai‘i at Mānoa tersebut dengan tenang saat menghadapi cecaran pertanyaan penguji.

Menariknya, Encop menemukan bahwa Kabupaten Pandeglang dan Kabupaten Karawang masih dibayangi oleh path dependency atau warisan historis patriarki yang kuat. Struktur ini seringkali menjadi tembok penghalang bagi isu-isu gender untuk masuk ke dalam program legislasi daerah (Prolegda).

Namun, temuan Encop memberikan secercah harapan. Ia menyebutkan bahwa hambatan tersebut tidak bersifat deterministik atau mati. Para aktor perempuan di daerah ternyata mampu melakukan “gerilya” politik melalui strategi layering, conversion, dan negosiasi lintas aktor untuk memanfaatkan celah-celah institusional yang sempit.

Di Pandeglang, keberhasilan lahirnya Perda Pengarusutamaan Gender (PUG) dipicu oleh strategi legislatif yang cerdik dan dukungan eksekutif yang solid. Sementara di Karawang, penguatan kelembagaan di sisi eksekutif menjadi jalur utama bagi lahirnya kebijakan serupa.

Salah satu poin krusial dalam disertasi Encop adalah peran strategis masyarakat sipil. Ia menegaskan bahwa representasi substantif tidak bisa diperjuangkan sendirian oleh para perempuan di gedung DPRD. Menurutnya, organisasi perempuan, termasuk yang berbasis keagamaan, memegang peran kunci sebagai penyuplai legitimasi sosial. Mereka menjadi jembatan yang menghubungkan teriakan kebutuhan masyarakat di akar rumput dengan meja-meja bundar di ruang legislasi.

“Sinergi antara legislatif, eksekutif, dan masyarakat sipil menciptakan sebuah ekosistem. Inilah yang memungkinkan kebijakan responsif gender bisa tumbuh subur, meskipun tanah politiknya masih sarat dengan norma patriarkal,” jelas anggota DPRD Banten dari Fraksi Gerindra ini.

Pencapaian Encop Sopia tidak hanya berdampak secara praktis bagi kebijakan daerah, tetapi juga mencatatkan sejarah di lingkungan akademik UI. Promotor sidang, Prof. Dr.phil. Aditya Perdana, M.Si., mengungkapkan rasa bangganya atas capaian ini.

“Encop Sopia resmi menjadi Doktor Ilmu Politik ke-150 di FISIP UI, sekaligus perempuan ke-42 yang berhasil meraih gelar tertinggi akademik ini di departemen kami,” tutur Aditya.

Sidang ini turut dihadiri oleh deretan tokoh lintas sektor, mulai dari Wakil Ketua PIRA Dr. Paramitha WK, Direktur Eksekutif The Habibie Center DR. Mohammad Hasan Ansori, hingga perwakilan Komnas Perempuan dan aktivis LSM. Kehadiran mereka seolah menegaskan bahwa riset Encop bukan sekadar tumpukan kertas akademik, melainkan kompas baru bagi penguatan kebijakan gender di Indonesia. (bair)

Loading

Previous Post

Badut Jalanan di Dompu Dinilai Ganggu Ketertiban

Next Post

Ditunggu Sikap Pemkab Dompu Hadapi Eksploitasi Anak Berkedok Badut Jalanan

Admin

Related Posts

VMTS FHISIP Unram Jadi Panggung Sinkronisasi Pendidikan dan Industri Media
PENDIDIKAN

VMTS FHISIP Unram Jadi Panggung Sinkronisasi Pendidikan dan Industri Media

12/02/2026
7.5k
PWI Pusat Ingatkan Jurnalis Tak Terjebak Copy Paste dan Hoaks di Era Teknologi
PENDIDIKAN

PWI Pusat Ingatkan Jurnalis Tak Terjebak Copy Paste dan Hoaks di Era Teknologi

18/11/2025
17.3k
Akreditasi Unggul, Ilmu Komunikasi FHISIP Unram Siap Kolaborasi dengan Pengda JMSI NTB
PENDIDIKAN

Akreditasi Unggul, Ilmu Komunikasi FHISIP Unram Siap Kolaborasi dengan Pengda JMSI NTB

18/11/2025
25.8k
Kadis Dikbud NTB Buka Pelatihan Peningkatan Literasi Keuangan Lawan Judol dan Pinjol Ilegal
PENDIDIKAN

Kadis Dikbud NTB Buka Pelatihan Peningkatan Literasi Keuangan Lawan Judol dan Pinjol Ilegal

17/07/2025
5
Mahasiswa Penerima Beasiswa PT STM Juara 1 Kompetisi Poster Riset Mahasiswa
PENDIDIKAN

Mahasiswa Penerima Beasiswa PT STM Juara 1 Kompetisi Poster Riset Mahasiswa

31/05/2025
23
PT STM Kembali Buka Program Beasiswa Untuk Warga Miskin Dompu
PENDIDIKAN

PT STM Kembali Buka Program Beasiswa Untuk Warga Miskin Dompu

23/09/2024
87
Next Post
Badut Jalanan di Dompu Dinilai Ganggu Ketertiban

Ditunggu Sikap Pemkab Dompu Hadapi Eksploitasi Anak Berkedok Badut Jalanan

ADVERTISEMENT
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Besok Sekda Dompu Akan Dilantik

Besok Sekda Dompu Akan Dilantik

29/08/2021
Ayah Garap Menantunya yang Tengah Hamil

Ayah Garap Menantunya yang Tengah Hamil

27/12/2018
Nama Calon Sekda yang Diusulkan Pansel ke Bupati Dompu

Pansel Umumkan Nama Calon Sekda Dompu

29/07/2021
Nama Calon Sekda yang Diusulkan Pansel ke Bupati Dompu

Nama Calon Sekda yang Diusulkan Pansel ke Bupati Dompu

27/07/2021
beras miskin

HBY Tidak Mau Dipusingkan Dengan Urusan Beras Miskin

0
datot gunawan

Kasus Balita Gizi Buruk Masih Ditemukan di Dompu

0
sapi brahma

Dompu Dipastikan Mampu Menjadi Penyuplai Daging Nasional

0
jangan malu

HBY : Jangan Malu Mengaku Menjadi Anak Petani

0
Badut Jalanan di Dompu Dinilai Ganggu Ketertiban

Ditunggu Sikap Pemkab Dompu Hadapi Eksploitasi Anak Berkedok Badut Jalanan

29/04/2026
Encop Sopia, Doktor Baru UI Bedah Politik Gender di Banten dan Jawa Barat

Encop Sopia, Doktor Baru UI Bedah Politik Gender di Banten dan Jawa Barat

29/04/2026
Badut Jalanan di Dompu Dinilai Ganggu Ketertiban

Badut Jalanan di Dompu Dinilai Ganggu Ketertiban

28/04/2026
Jaga Tradisi Juara, PWI Dompu dan Bima Perkuat Solidaritas Atlet

Jaga Tradisi Juara, PWI Dompu dan Bima Perkuat Solidaritas Atlet

26/04/2026
ADVERTISEMENT

BACA JUGA BERITA LAINNYA

Badut Jalanan di Dompu Dinilai Ganggu Ketertiban

Ditunggu Sikap Pemkab Dompu Hadapi Eksploitasi Anak Berkedok Badut Jalanan

29/04/2026
25.9k
Encop Sopia, Doktor Baru UI Bedah Politik Gender di Banten dan Jawa Barat

Encop Sopia, Doktor Baru UI Bedah Politik Gender di Banten dan Jawa Barat

29/04/2026
29.2k
Badut Jalanan di Dompu Dinilai Ganggu Ketertiban

Badut Jalanan di Dompu Dinilai Ganggu Ketertiban

28/04/2026
9.2k
Jaga Tradisi Juara, PWI Dompu dan Bima Perkuat Solidaritas Atlet

Jaga Tradisi Juara, PWI Dompu dan Bima Perkuat Solidaritas Atlet

26/04/2026
8k
  • Tentang MatitiNews
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Iklan
  • Disclaimer
  • SOP Perlindungan Wartawan

© 2021 - Matiti News - Designed by Tokoweb.co

No Result
View All Result

© 2021 - Matiti News - Designed by Tokoweb.co

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
0
SHARES
900
VIEWS