DOMPU – Setelah menjadi icon pembangunan, sektor pertanian (Budidaya Jagung), Pemerintah Kabupaten Dompu tetap akan meningkatkan produksi jagung sebagai salah satu sektor yang diharapkan dapat dan terus mendongkrak angka kesejahteraan masyarakat. “Kami sudah buktikan bahwa Jagung adalah mesin yang dapat meningkatkan kesejahteraan rakyat”, ungkap Bupati Dompu H. Bambang M. Yasin
Bupati Dompu Drs. H. Bambang M. Yasin (HBY) di beberapa kesempatan seringkali menyampaikan bahwa suatu saat akan berdiri pabrik pakan ternak di Kabupaten Dompu. Hal ini didasari oleh komitmen yang sudah dibuatnya bersama beberapa pengusaha yang tergabung di Dewan Jagung. “para pengusaha itu akan membangun pabrik pakan ternak di Dompu”, tegas HBY.

Menurut HBY selama beberapa tahun terakhir petani Kabupaten Dompu sudah berkontribusi sedikitnya sekitar 800 ribu ton jagung untuk Indonesia. Bahkan disebut Kabupaten Dompu sudah mulai mengeksport jagung ke Philipina. “Hanya sangat disayangkan karena proses pengangkutan eksport jagung ini melalui Pelabuhan Sumbawa sehingga orang berpikir bahwa itu bukan jagung Dompu”, sesal HBY.
Terlebih setelah beroperasinya Raba Baka Kompleks yakni Bendungan Tanjung dan Bendungan Mila, Bupati Dompu HBY sangat optimis untuk memenuhi target 1,5 juta ton produksi jagung di kalangan petani Dompu nantinya. “Dengan jagung, paling tidak sudah menarik keluar Kabupaten Dompu dari deretan Kabupaten yang berkategori Daerah Tertinggal”, tukasnya.
Selain itu yang paling membahagiakan Bupati Dompu HBY adalah, jagung telah mengantarkan masyarakat Kabupaten Dompu dengan jumlah masyarakat miskin terendah di Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) dan merupakan Kabupaten yang memeiliki masyarakat berkemambuan beli nomor urut dua (2) di NTB setelah Kota Mataram di Pulau Lombok. “data BPS menyebutkan bahwa laju pertumbuhan ekonomi kita di atas rata-rata yakni 5 persen per tahun, dan kita berhasil menurunkan angka kemiskinan per tahun rata-rata di atas 1 persen”, ujar H. Bambang
Kegilaan H. Bambang dalam membangun perekonomian masyarakat Kabupaten Dompu melalui budidaya jagung mengantarkannya sebagai satu- satunya Bupati di tanah air yang menjadi pemateri atau nara sumber pada acara Rembug Jagung Nasional 2017 diantara Pemateri kawakan lain seperti Dirjen Tanaman Pangan Kementerian Pertanian Dr. Ir. Gatot Irianto, Wakil Ketua Komisi lV DPR RI Dr.Ir, Herman Khaeron, Deputi Kementerian Koordinator Perekonomian Ir, Musdhalifah MT, Direktur Landform BPN Budi S, Gabungan Perusahaan Makanan Ternak (GPMT) Desianto Utomo, Gabungan Organisasi Peternak Ayam Nasional (GOPAN) Ir. Tri Hardianto, Petani Jagung Sollahuddin, Yayasan Mubyarto Dr. Ir. Noerb Sutrisno.
Konon, kegiatan yang dilaksanakan oleh Pusat Kajian Pangan Strategis (PKPS) di Jakarta yang dihadiri oleh Pemerintah Tertinggi dan Tinggi, DPR, pengusaha pakan ternak, peneliti, petani jagung, pengusaha ternak, pengusaha bibit, Alsintan dan perusahaan pupuk. “Jagung Sebagai Lokomotif Penurtunan Angka Kemiskinan. Itu judul yang dibawa pak Bupati pada acara kala itu”, terang Muhammad Iksan S.Sos. Kabag Humas dan Protokol Setda Dompu. (Ad)
![]()


















