DOMPU – Jalan menuju puncak karier birokrasi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Dompu sama sekali tak mudah. Hal ini dirasakan langsung oleh 75 pejabat yang baru saja bernapas lega setelah mengamankan tiket lolos seleksi administrasi. Berbekal kemeja putih berdasi dan lencana KORPRI di dada, puluhan kandidat ini bersiap menghadapi ujian maraton, mulai dari asesmen psikologi hingga adu visi misi, demi menduduki 11 Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama.
Penetapan terhadap 75 orang yang dinyatakan lulus seleksi administrasi ini tertuang resmi dalam Berita Acara Panitia Seleksi Nomor: 005/PANSEL.JPT-DPUN/2026 tertanggal 19 Mei 2026 tentang Penetapan Hasil Seleksi Administrasi.
Ketua Panitia Seleksi Terbuka JPT Pratama Kabupaten Dompu, Khairul Insan, mengungkapkan bahwa antusiasme pelamar untuk mengisi kekosongan kursi strategis ini cukup tinggi.
“Secara keseluruhan, panitia menerima 119 berkas lamaran secara online. Dari jumlah tersebut, 95 pelamar berhasil melakukan submit atau pengajuan akhir, sementara 24 pelamar lainnya gugur lebih awal karena tidak melakukan submit,” jelas Khairul Insan yang juga menjabat sebagai Penjabat (Pj) Sekda Dompu, Kamis (21/5/2026).
Berdasarkan hasil verifikasi dan penilaian dokumen yang ketat, panitia akhirnya menetapkan 75 pelamar memenuhi syarat administrasi. Daftar nama peserta yang berhak melaju ke tahap selanjutnya ini telah disusun berdasarkan urutan abjad dan terlampir dalam pengumuman resmi panitia.
Perjalanan ke-75 kandidat ini masih panjang. Mereka harus melewati serangkaian ujian yang dirancang untuk mengukur kapasitas dan visi kepemimpinan. Seluruh rangkaian tes luring akan dipusatkan di Aula BKD dan PSDM Kabupaten Dompu.
Berikut rincian jadwal pelaksanaannya yakni , Uji Kompetensi (Assessment Centre) — Tahap ini dijadwalkan berlangsung secara bertahap mulai Kamis hingga Minggu (21-24 Mei 2026). Ujian ini tidak dilakukan serentak demi menjaga fokus penilaian. Jadwal spesifik telah dikirimkan ke masing-masing peserta.
Penulisan Makalah — Usai diuji kompetensinya, para kandidat dituntut untuk memeras otak menuangkan gagasan dan inovasi melalui penulisan makalah pada Senin (25 Mei 2026).
Presentasi dan Wawancara — Gagasan di atas kertas tersebut kemudian harus dipertahankan secara lisan. Peserta akan mempresentasikan makalah mereka di hadapan panitia seleksi pada Jumat hingga Minggu (29-31 Mei 2026).
Untuk menjaga kedisiplinan dan kewibawaan aparatur, panitia menetapkan aturan pakaian yang ketat selama tahapan seleksi berlangsung. Setiap pelamar diwajibkan mengenakan, Kemeja putih lengan panjang berdasi. Bawahan berwarna gelap (dilarang keras menggunakan bahan jeans). Papan nama resmi dan Lencana KORPRI.
Lelang jabatan kali ini menjadi momen krusial bagi penyegaran birokrasi di Pemkab Dompu. Mengingat aturan memperbolehkan pelamar membidik lebih dari satu posisi, persaingan di 11 kursi strategis ini dipastikan akan berlangsung sengit. Kesebelas posisi tersebut meliputi, Asisten Administrasi Umum Setda Kabupaten Dompu, Sekretaris DPRD, Kepala Badan Kepegawaian Daerah dan Pengembangan SDM (BKD-PSDM), Kepala Badan Pengelolaan Pendapatan Daerah (Bappenda), Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol), Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman, Kepala Dinas Koperasi dan UKM, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) (Ube)
![]()


















